KUALA LUMPUR: Masalah hubungan antara kaum dan agama di negara ini dilihat semakin meruncing tatkala Pakatan Harapan sedang membuat perubahan dan reformasi untuk negara.
Presiden PKR, Datuk Seri Anwar Ibrahim berkata ancaman api perkauman dan kejumudan tidak harus dipandang mudah selain jika dibiar mampu meroboh usaha dalam meletakkan negara ini kembali ke landasannya.
| Kayu Cendana |
"Tentunya mencapai kemenangan yang kita nikmati hari ini tidak mudah, dan ia bertitik tolak dari kesedaran dan pengorbanan mereka yang benar-benar mendambakan perubahan dan reformasi yang bermakna sejak 20 tahun lampau.
"Banyak air mata dan keringat yang dilaburkan untuk memungkinkan ledakan kuasa rakyat tanggal 9 Mei 2018.
"Namun, usaha dan upaya Pakatan Harapan dalam menggagas reformasi juga harus dimaknai dengan dasar-dasar ekonomi yang mengangkat dan membebaskan masyarakat," katanya

No comments:
Post a Comment